Showing posts with label Fiksi Penggemar. Show all posts
Showing posts with label Fiksi Penggemar. Show all posts
,

REVIEW + RESENSI NOVEL "UNWANTED BOND" by Yeny Kristina [Ketika Jodohmu adalah Jaehyun NCT]



Judul : Unwanted Bond
Penulis    : Yeny Kristina
Penerbit : Reneluv
Genre : Fiksi Penggemar (Fan Fiction)
Halaman : 400 halaman
Tahun terbit : 2018
ISBN : 978-602-5508-61-5
Harga : Rp 99.000
Rate             : ⭐⭐⭐⭐
Blurb :

Leean
Kau serius akan memanggil ibuku dengan sebutan “Ibu”?

Jaehyun
Tidak tahu.
Apa kau punya laki-laki lain untuk diajak menikah?

Leean
Punya

Jaehyun
Oke tidak masalah.
Tapi saranku tidak usah memikirkannya.
Karena itu TIDAK AKAN PERNAH TERJADI.
______________________

Leean ingin menganggap ucapan Jaehyun bercanda, tapi kenapa justru hatinya terus berdebar? Padahal Leean yakin 100% ia dan Jaehyun menolak keras saat keduanya dijodohkan. Keputusan mereka (harusnya) tetap sama.

Meskipun Jaehyun berhasil mencuri ciuman pertamanya, itu bukan alasan untuk jatuh pada pesona laki-laki itu, kan? Apalagi saat Leean mengetahui bahwa Jaehyun masih terikat dengan cinta pertamanya.

***

FINALLY!!!! SETELAH SEKIAN LAMA HIATUS DARI PERADABAN TULIS-MENULIS REVIEW, SAYA RESMI COMEBACK YEAY! Buset. Sok bilang comeback, kek artis Korea aja wkwk.

Okay, sebelumnya, saya bener-bener minta maaf banget ke kalian (read : pembaca setia dan pengikut blog) atas segala ke-ngaret-an, ketidak tepatan waktu, dan sering mangkir berbulan-bulan dalam update. Minta maaf terus, nanti diulangi lagi. Ups! Canda, rek๐Ÿ˜†

Diusahain setelah ini beneran rutin update kok, karena sudah kewajiban saya yang sudah berani bergabung ke komunitas (bannernya udah dipasang di sidebar blog ini).

Jadi guys, untuk review kali ini (masih) fiksi, dengan unsur K-pop idol -yang akhir-akhir ini bikin saya oleng dari seorang Jungkook-. Ya! Bener banget, Jaehyun NCT *di blurb udah ke-spill sih ya.

Unwanted Bond ini adalah salah satu novel jebolan Wattpad karya Yeny Kristina dengan visual claim Jaehyun. Cerita ini saya temukan di home recommendation ketika kadar bucin saya ke Jaehyun sedang puncak-puncaknya. Merasa cocok dengan cerita dan gaya bahasanya, serta sudah sampai di penghujung cerita, nggak pake lama, nggak pake mikir, langsung aja “add library”, daaaan, dalam sekali baca langsung kelar dong. Karena masih dalam mode “bucin Jaehyun level dewa”, terus tiba-tiba dapat notifikasi info PO batch 3, saya langsung tancap gas ikut pre-order paket novel dan secret chapter. Puji Tuhan, pas lagi ada duit juga buat beli wkwk. Akhirnya langsung melipir ke shopee-nya @melsbookstore buat mengadopsi novel ini hihi. By the way, saya nggak di-endorse loh ya.

Tanpa banyak cangcingcung lagi, so, here we go!!!

***

Cerita dibuka dengan negosiasi pertunangan antara Jaehyun -salah satu member idol grup ternama (NCITY) sekaligus putra dari pemilik Korean Airlines- dengan Leean –gadis yang hendak memulai tahun pertama di perguruan tinggi-. Orang tua dari kedua belah pihak yang memang sudah saling kenal, membujuk putra-putrinya untuk bertunangan. Namun, jawaban yang sama muncul dari bibir Jaehyun maupun Leean; mereka menolak. Apalagi, Jaehyun dan Leean tidak pernah bertemu tatap, juga tidak saling kenal.

“Aku tidak mau bertunangan dengan orang asing.” [page 10]

Pada suatu kesempatan –lebih tepatnya paksaan-, Jaehyun dan Leean bertemu untuk pertama kali di sebuah kafe. Jika semua wanita menginginkan Jaehyun sebagai pasangan, lain halnya dengan Leean. Bertunangan dengan sosok arogan dan tidak memiliki sopan santun seperti Jaehyun adalah hal yang paling tidak ia inginkan. 

“Kau Jaehyun NCITY? Woah, daebak. ... Bertemu denganmu secara langsung membuatku mengerti kalau tidak semua idol itu punya perilaku baik.” [page 14]

 

Jaehyun adalah salah satu dari sekian banyak family man yang ada di dunia. Jika ditanya mengenai siapa yang paling berharga dan dihormati, tanpa ragu, ia pasti menjawab Ayah dan Ibu. Ibu Jaehyun adalah seorang dokter spesialis anak yang mengidap Alzheimer –sebelas dua belas dengan pikun-.



Ketika Jaehyun pulang ke rumah setelah bertemu dengan Leean, ia terkejut bukan main, karena, disana, ibunya berhasil menyebut nama dan mengingatnya. Jangan ditanya bagaimana perasaan Jaehyun, sudah pasti bahagia. Namun, belum puas ia menyelami kebahagiaan atas kembalinya ingatan sang ibu, sang ayah mengungkapkan sebuah fakta yang membuat jantung Jaehyun seakan mencelos dari tempatnya. Sebuah fakta mengenai ditemukannya penyakit lain dalam tubuh Lee Il Hwa –ibu Jaehyun-, sekaligus sebuah permintaan paling tulus darinya sebagai seorang ibu.

“Ibumu ingin memastikanmu memiliki calon istri yang baik sebelum hal buruk terjadi, karena ... Dokter berkata ia tidak punya banyak waktu untuk tinggal.” [page 20]

 

Di sisi lain, Leean juga terkena electric shock atas fakta yang tidak sengaja ia dengar dari percakapan sang ibu dan ayah. Fakta yang membuat Leean mau tak mau, harus melakukan hal yang paling tidak diinginkannya saat ini –di usia belia yang masih akan menginjak tahun pertama sebagai seorang mahasiswa-.

“Jika ini alasan ayah menyuruhku bertunangan,” ... “Maka aku bersedia untuk melakukannya.” [page 36]

 

Wah, kalian pada penasaran nggak sih sama fakta-fakta yang dihadapi oleh Jaehyun dan Leean, sampai akhirnya mereka “deal” untuk bertunangan? Kalo beneran penasaran, kuy langsung aja cek di toko buku langganan kalian, baik offline maupun online. Kemudian, cek budget kalian ya. Kalo aman, sabi langsung beli, bayar, dan baca. Mari sama-sama jatuh cinta pada Jun Jaehyun, sekaligus membantu Indonesia memerangi krisis literasi dengan membaca.

Hari demi hari berganti. Begitu pula dengan status Jaehyun dan Leean yang kini telah bertunangan. Mereka yang awalnya tidak saling kenal, menjadi mulai saling kenal; Mereka yang awalnya bertunangan dengan terpaksa, menjadi mulai terbiasa. Mereka dekat, terikat, namun juga seperti ada sekat yang tak terlihat.

“Seseorang yang seharusnya menjadi tempatmu bergantung adalah aku, bukan Pak Choi ataupun Daniel.” [page 66]

 

Hingga suatu hari, ketika Leean pergi menghadiri sebuah pesta penyambutan mahasiswa baru, ia tidak sengaja meminum alkohol terlalu banyak hingga mabuk. Daniel yang merupakan sahabat Leean sejak kecil pun berniat mengantarnya pulang. Namun, ternyata Leean sudah lebih dulu menelepon sopirnya. Daniel terkejut bukan main, ketika yang datang bukanlah Pak Choi, melainkan Jaehyun. Bukan hanya Daniel, Jaehyun pun sama terkejutnya. Wah? Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah Jaehyun dan Daniel saling kenal?

“Aku memang menelepon sopirku. Kau sopirku kan?” [page 90]

 

Jaehyun masih sibuk dengan rangkaian kegiatannya bersama NCITY, mulai dari rekaman, pemotretan, syuting music video, sampai tour konser di luar negeri. Maklum lah ya, idol, public figure, kan jadwalnya super padat. Begitu pula dengan Leean yang sibuk dengan dunia perkuliahannya. 

Kesibukan Jaehyun dan Leean membuat keduanya jarang bertemu. Jangankan bertemu, bertukar pesan atau suara pun jarang. Apalagi, Jaehyun akan melangsungkan world tour bersama NCITY di berbagai negara. Beruntung, keduanya tinggal di apartemen yang sama, di lantai yang sama pula, meski unit berbeda, setidaknya ketika mereka dilanda rindu dan ingin bertemu, bisa sangat menghemat waktu. Benar, kan?

“Apa kau masih ingat beberapa minggu yang lalu ketika aku mengantarmu pulang kau berkata akan mengabulkan apa saja permintaanku? Saat aku tidak ada di sini, jangan pernah mabuk di depan laki-laki lain, jangan tertawa-tawa seperti tadi, dan jangan mengundan Park Daniel untuk masuk ke apartemenmu apa pun alasannya.” [page 127]

World tour telah usai, tapi, bukan berarti Jaehyun bisa santai-santai. Apalagi, grupnya, NCITY telah terdaftar sebagai line-up untuk mengikuti perlombaan olahraga idol atau yang sering dikenal dengan ISAC (Idol Star Atlethic Championship). Dalam ajang itu, tidak semua anggota NCITY hadir, melainkan hanya perwakilan saja, termasuk Jaehyun. Selain menjadi ajang perlombaan olahraga, ISAC juga disebut sebagai ajang untuk cari perhatian, cari gebetan, dan bertukar nomor antar idol.

Jaehyun memberi tawaran pada Leean untuk mengurus VIP Pass jika Leean ingin melihatnya dalam perlombaan tersebut. Namun, Leean mengatakan bahwa ia tidak bisa datang karena harus kuliah, dan seperti biasa, Jaehyun memakluminya –karena pada dasarnya, ia juga paham betul jika dirinya dan Leean adalah dua dari jutaan orang di dunia yang super sibuk dengan segala urusan kehidupannya-. Di tengah perlombaan, Jaehyun melihat sosok Leean di antara ratusan penggemar NCITY, sehingga ia megirim pesan pada Leean untuk mengajaknya bertemu usai perlombaan. Hingga akhirnya, sebuah insiden tidak menyenangkan menimpa Leean, yang membuatnya batal bertemu Jaehyun dan harus masuk rumah sakit. Di saat itu, Daniel datang untuk menolongnya.

Insiden apa yang terjadi? Mengapa Daniel bisa ada di sana? Apakah hanya kebetulan atau ada unsur kesengajaan? Lantas, bagaimana dengan Jaehyun? Temukan jawabannya di novel Unwanted Bond, guise.

“Semoga kau bisa cepat membiasakan diri melihatku selalu berada di sekitar tunanganmu. Karena aku tidak bisa membiarkan Leean tanpa pengawasan bersama orang-orang yang tidak tahu bagaimana cara melindungi.” [page 186]

 

Beberapa waktu setelah Leean pulang dari rumah sakit, ia sering mendapat paket berisi rangkaian bunga di depan apartemennya. Leean mengira bahwa itu adalah ulah Jaehyun, sehingga ia menyimpannya. Hingga suatu waktu, Leean terkejut bukan main, ketika Jaehyun berkata bahwa dirinya tidak pernah mengirimkan bunga. Bersamaan dengan itu, Leean juga menarik sebuah surat yang diselipkan pada rangkaian bunga yang didekapnya. Dalam sekejap, sekujur tubuh Leean terasa kaku dan bergetar, karena ia menyadari bahwa dirinya sedang dikuntit.

Jaehyun tahu jika Leean sedang dikuntit, sehingga ia merasa khawatir jika sesuatu yang buruk terjadi kepada tunanganya. Merasa bahwa ia tidak bisa selalu ada di sisi Leean karena padatnya jadwal yang ia miliki, Jaehyun akhirnya meminta bantuan kepada Daniel. Daniel tidak menolak, apalagi jika berhubungan dengan Leean. Wah, kira-kira, zona seperti apa ini yorobun? Apakah ini cinta segitiga antara Jaehyun, Leean, dan Daniel? Hoho, jelas tidak semudah dan seringan itu alurnya, Ferguso. Makanya, kalo penasaran, beli aja novelnya.

“Aku butuh bantuanmu. Ini tentang Leean.” [page 276]

 

Pernah dengar pepatah “Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya akan jatuh juga”? Pepatah tersebut mewakili seluruh orang yang ada di sekitar Leean. Mulai dari orangtuanya, Daniel, hingga Jaehyun. Pada dasarnya, memang ada sebuah fakta tentang Leean yang mereka ketahui dan sengaja ditutupi. Fakta itu juga menyangkut cinta pertama Jaehyun, yang bernama Hyun Ji. Leean kecewa, karena merasa dibohongi.

“Kemarin aku pergi ke agensimu. Tapi mereka berkata tidak ada trainee bernama Park Daniel di sana. Apa yang selama ini kau sembunyikan dariku sebenarnya?” [page 290]

Entah karena terlalu shock atas fakta yang baru diketahui atau terlanjur merasa sendiri dan sepi, Leean berniat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan Mapo yang melintangi sungai Han saat salju turun lebat. Leean pikir, itu adalah jalan terbaik agar ia bisa bebas dari mimpi buruk dan suara-suara aneh yang mengganggu dan membuat pusing kepalanya. Tidak ada Jaehyun, tidak ada Daniel, berarti, tidak ada yang mencegahnya. Ia merasa, bahwa malam itu adalah sebuah akhir dari segala bebannya.

“... Aku menulis surat ini untukmu agar kau selalu ingat. Sekeras apa pun semesta mencoba memisahkan kita, aku akan selalu menemukan cara untuk menemukanmu.” [page 356]

 

HAH?! JADI ENDING-NYA LEEAN TEWAS KARENA LOMPAT DARI JEMBATAN GITU AJA? JADI BENERAN NGGAK ADA JAEHYUN ATAU DANIEL YANG NOLONGIN? SEBENARNYA FAKTA APA YANG BIKIN LEEAN SAMPE NGERASA  SE-HOPELESS ITU? DAN, SIAPA DANIEL SEBENARNYA? KENAPA DIA BISA ADA DIMANA-MANA KETIKA LEEAN MERASA TERANCAM? LANTAS, BAGAIMANA DENGAN JAEHYUN? APAKAH DIA BENAR-BENAR TULUS MENCINTAI LEEAN ATAU HANYA SEBAGAI PELAMPIASAN ATAS MASA LALUNYA?

STOP IT, YOROBUN! (yorobun = pemirsa)

Mohon maaf yang sebesar-besarnya, ya? Saya tidak bisa menuliskan secara detail untuk bagian mendekati ending dan masalah atau fakta yang disebutkan di atas, karena jika saya jabarkan akan menjadi spoiler. So, buat kalian yang kepo tingkat dewa, silahkan beli novel cetaknya di toko buku offline ataupun online langganan untuk mengetahui isi cerita yang lebih jelas dan pastinya bikin heart shaker juga. Hehe.

***

Annyeonghaseyo yorobun~ Nggak kerasa banget, ternyata sudah ada seribu tujuh ratus kata yang sudah saya tulis di atas. Oiya, sebelumnya, saya mau kasih tau ke kalian mengenai niat untuk menciptakan universe baru dalam blog ini. Hah? Maksudnya?

Jadi gini, kalo kalian perhatiin menu yang ada di atas blog, kalian akan nemuin sub menu dengan judul J’s Universe.

Nah, fyi, J’s Universe disitu bukan kumpulan novel trilogi, tetralogi, logi-logi lainnya yang memiliki keterkaitan. Hanya saja, face claim dari novel-novel yang ada di J’s Universe itu adalah kpop idol dengan nama asli yang berawalan J. Saya kan pernah review novel SYNC dengan face claim Jungkook, dan kali ini ada Unwanted Bond dengan face claim Jaehyun. Sama-sama J kan?

Tenang, nanti akan ada banyak judul dengan face claim idol berawalan J selain Jungkook dan Jaehyun wkwk. Dan, mereka yang berawalan J itu kebanyakan adalah bucinan saya di dunia per-halu-an wkwk, sehingga saya memutuskan untuk membuat universe baru disini hihi๐Ÿ˜ฌ

Ok, cukup segitu aja. Sekarang, langsung ke bagian keunggulan dan kelemahan novelnya ini ya?

Keunggulan :
  • Visual dari tokoh utama laki-lakinya adalah bias sejuta umat, Jung Jaehyun (yang dalam cerita ini marganya berubah menjadi Jun). Yup! Ini alasan saya beli novel ini wkwk, sekaligus keunggulan *menurut saya. Maklumin aja ya, lagi mode bucin soalnya wkwk.
  • Tidak menjual judul. Selain itu, judulnya singkat dan mampu mewakili isi cerita. Unwanted Bond disini bisa diartikan secara sederhana sebagai “ikatan yang tidak dikehendaki atau tidak diinginkan”. Judul ini benar-benar menggambarkan hubungan Jaehyun dan Leean yang “terpaksa” menerima perjodohan.
  • Tagline “Andai aku bisa mengenalimu lebih awal tak akan ku sia-siakan waktu walau sedetik pun” entah mengapa mampu membuat pembaca terbawa perasaan meski hanya membaca sekilas di detik pertama sekaligus berhasil membuat penasaran (karena relate-able sekali dengan judulnya).
  • Cover illustration-nya epic banget. Nggak cuma epic aja sih, tapi juga sedap nan indah dipandang (menurut saya). Combine warnanya itu match dan soft, jadi nggak bikin sakit mata.
  • Gaya bahasa dan susunan kata yang digunakan khas fan-fiction atau drama Korea banget (pakai logat aku-kau) tapi tetep ringan, feelin’ too much, dan mudah dipahami. Saking nge-feel-nya, kalian bakal senyum, kesel, baper, jatuh cinta lagi, nangis, dan lainnya at the same time.
  • Plot-nya jelas, nggak ribet, dan nggak ruwet. Plot twist-nya juga ada sih, tapi menurut saya nggak terlalu mengejutkan. Inget ya, menurut saya, nggak tau kalo menurut kalian.
  • Merangsang imajinasi. Novel ini lebih banyak narasi, daripada dialog. Jadi, beneran kek kalian itu disuruh berimajinasi untuk bisa menciptakan atau terjun ke dunia Jaehyun - Leean dalam cerita. Kalian yang demen halu, ini worth to buy dan worth to read banget, fix! HAHA.
  • Konfliknya termasuk ringan, menurut saya, nggak tau kalo menurut kalian. Jadi, karena termasuk bacaan berkonflik ringan, novel ini highly recommended buat kalian yang nggak doyan bacaan dengan konflik memusingkan atau kalian yang lagi pengen nyari bacaan ringan tapi tetep nge-feel dan bikin hati jungkir balik. You must buy this one.

Kelemahan :
  • Tidak ada catatan kaki untuk terjemahan istilah atau bahasa Korea, sehingga membuat pembaca non Korean addict yang murni membaca karena penasaran dengan cerita menjadi kebingungan, meskioun hanya sekedar annyeong haseyo, daebak, gwenchana, dan yang setipe. Next, semoga poin ini bisa lebih diperhatikan lagi ya untuk pihak penerbit dan editornya.
  • Masih terdapat some typos di dalam cerita, seperti Jung Sung Won (page 28) yang seharusnya ditulis Jun Sung Won, Angsan (page 43) yang seharusnya ditulis Ansan –merujuk pada suatu daerah di Korea Selatan-, meninggalkan (page 249) yang seharusnya ditulis meninggalnya, dan lain sebagainya. Sebenernya, lumayan banyak sih, dan jujur, agak mengganggu juga. But, it’s ok, pihak penulis dan editor juga pasti sudah meminimalisir ini, tapi ya yang namanya manusia, wajar aja kan kalo masih ada kesalahan? karena kan, kesempurnaan hanya milik Tuhan.
  • Masih ada beberapa kalimat yang terkesan bertele-tele.
  • Terlalu banyak narasi dan nggak ada gambar ilustrasi untuk scene penting pendukung cerita, sehingga membuat pembaca mudah bosan, apalagi jika tipe pembacanya seperti Clar –teman saya yang juga baca novel ini- yang lebih suka banyak dialog atau (paling tidak) dialog dan narasinya balance. Tapi, kalo untuk tipe pembaca seperti saya, yang lebih suka narasi daripada dialog, nggak masalah sih.

***

Okay, menurut saya itu aja sih yang bisa dituliskan dalam poin keunggulan dan kelemahan.

By the way, saya beli novel ini sepaket sama secret chapter-nya. Dan, menurut saya, ini bisa dibaca terpisah. Apalagi, keberadaan secret chapter ini termasuk rare juga (kayaknya). So, buat kalian yang udah kepalang kepo, terus mau beli novel ini, tapi udah nggak dapet secret chapter, nggak usah khawatir ya?

Owgheeey, over all, bintang 4 kayaknya pas untuk karya mba Yeny ini hihi๐Ÿค—

Oiya, penilaian bersifat objektif dan SAMA SEKALI tidak memiliki niatan untuk menjatuhkan atau membandingkan penulis.

Terima kasih sudah membaca.

Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam menilai.

Silahkan tinggalkan jejak dengan membubuhkan komentar sebagai penyemangat saya untuk terus menuliskan review.

LAST NIH. JANGAN LUPA STREAMING MV NCT YA? MEREKA BARU AJA COMEBACK BESAR-BESARAN DI BAWAH NAMA NCT 2020, LOH. UDAH HABIS SIH MASA PROMOSINYA, TAPI AYO STREAMING๐Ÿ˜‚

(sumber : youtube.com/SMTOWN)


(sumber : youtube.com/SMTOWN)





Continue reading REVIEW + RESENSI NOVEL "UNWANTED BOND" by Yeny Kristina [Ketika Jodohmu adalah Jaehyun NCT]
,

REVIEW + RESENSI NOVEL "SYNC" by Jysa [You're the Cause of My Euphoria]




Judul : SYNC
Penulis : Jysa
Penerbit : Romancious
Genre : Fiksi Penggemar
Halaman : 352 halaman
Ukuran buku : 13x19 cm
Tahun terbit : 2018
ISBN : 978-602-5406-55-3
Harga : Rp 81.000
Rate  : ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ
Blurb :

Jeon, seorang idol yang juga mendedikasikan hidupnya untuk game. Dia merangkap sebagai penjahat hati para idol perempuan. Silih berganti mereka mendekati, Jeon akan menolak mentah-mentah. Baginya, cinta itu hanya untuk game.


Haru, seorang rookie yang tanpa malu selalu mendekati Jeon. Hatinya bermental baja menghadapi setiap penolakan pedas Jeon.


Namun, siapa yang sangka, Haru adalah Imera, seseorang yang sangat Jeon a.k.a Seagull perjuangkan untuk menjadi tim tetapnya dalam game Overwatch.


In real life, Haru loves Jeon. But, in virtual world, Seagull loves Imera.


***


BANGTAN IN YOUR AREA!
JEON IS THE CAUSE OF MY EUPHORIA~

Apalagi ya, slogan yang pas buat ngawali novel ini? wkwk.

Okay, sebelum masuk ke bagian review,  saya mau cuap-cuap sebentar nih seputar SYNC. Jadi, SYNC ini adalah novel pertama dengan genre fanfiction yang saya beli. Serius, selama saya hidup dan mengenal dunia aksara, saya selalu beli teenfiction. Tapi, entah mengapa untuk pertama kalinya, saya malah kepincut sama novel fanfiction ini. Mungkin karena cover-nya bergambar si suami virtual saya kali ya wkwk *jangan gampar mbaknya please, wahai readers yang merangkap jadi ARMY.

SYNC ini sendiri merupakan fanfiction dengan tokoh utama center BTS, boyband kondang yang sekarang namanya lagi melejit di dunia setelah berhasil bawa pulang tropi dari Billboard selama dua tahun berturut-turut. Siapakah dia? Dia adalah Jeon Jungkook. Cowok berwajah imut yang entah kenapa keliatan gede dan doyan banget godain cewek-cewek lewat abs-nya ketika perform Fake Love. Oke, abaikan kalimat barusan.

Nah, jadi, ceritanya ini saya pertama kali tau tentang SYNC dari Instagram, guys. Nggak tau, kayanya waktu itu lagi kepoin explore, terus nemuin ini. Karena lihat cover-nya Jungkook dan kebetulan lagi hari pertama pre-order dibuka, langsung aja deh saya ikutin rules-nya dan check out. Butuh waktu sekitar sebulan lebih untuk bisa memeluk Jungkook di kamar. Jangan tanya alasannya kenapa, karena sudah pasti itu salah satu resiko untuk yang ikutan PO alias pre-order.

Kenapa ikut pre-order? Kenapa nggak langsung beli di toko buku? Ada banyak alasan sih sebenernya. Pertama, harga PO jauh lebih murah (*ya, maklumlah pelajar wkwk), ditambah lagi dengan bonus berlimpah. Untuk bonusnya, saya dapet selembar poster Jungkook ukuran besar, 4 buah photocard Jungkook -yang dijadiin satu lembar, kayak dikasih grid gitu- yang gambarnya pas doi lagi ganteng-gemesin wkwk, pin karaker BT21 Cooky warna pink yang lucu banget, dan tanda tangan Jysa unnie selaku penulis yang nggak tau kenapa udah mirip ulzzang Korea. Nggak percaya? Kepoin aja akun Instagramnya (@jysaaa).

Saya rasa, cukup sekian aja bacotannya wkwk. Karena kalo sudah nge-bahas Jungkook, BTS, dan apapun yang menarik jiwa saya untuk ber-fangirl ria nggak bakalan ada habisnya. Seriusan loh ini wkwk.

Okay, kita sudahi semua. Simak ulasan lengkapnya.

Mari sama-sama kita ‘melucuti’ Jungkook HOHO.


***


Cerita dibuka dengan perhitungan skor antara dua idol yang masuk sebagai kandidat di acara musik. Di layar, ada dua sisi yang menampilkan skor dan wajah mereka masing-masing. Satu sisi menampilkan tujuh laki-laki tampan berpostur tegap yang sedang menatap kamera dengan wajah tegang. Mereka adalah Bangtan. Di satu sisi lainnya, berdiri solois cantik yang dijuluki rookie monster* bernama Yoon Haru.

Note :
* Rookie monster adalah istilah dalam industri musik Korea, yang berarti artis atau idol pendatang baru di industri hiburan yang dianggap sangat berpengaruh terhadap publik.


Tidak perlu ditanya siapa pemenangnya. Yang pasti, setelah pembawa acara menyebutkan pemenangnya, terdengar riuh para penggemar wanita (fangirl). Yap! The winner is Bangtan. Yoon Haru, yang biasa dipanggil Haru itu seakan sudah bisa memprediksi siapa pemenangnya. Dari sana, untuk pertama kalinya Haru melihat secara langsung member Bangtan. Dan saat itulah, ia tertarik pada lelaki berwajah menawan dengan postur tubuh sempurna. Pas sekali untuk masuk dalam kriteria “most wanted boy”. Dia adalah Jeon. Pria yang menempati posisi center di Bangtan.


Ketika di backstage, Haru bertemu dengan Eunseo, anggota girl group yang notabene adalah teman sekolah sekaligus teman sekelas Jeon. Ia bertanya-tanya mengenai Jeon pada Eunseo. Eunseo yang ditanyai seperti itu, menebak jika Haru tertarik kepada Jeon. Kemudian, Eunseo menjelaskan pada Haru agar lebih baik eonni*-nya itu menjauhi Jeon agar tidak merasakan sakit hati. Wow, apa yang sebenarnya dikatakan Eunseo kepada Haru? Mengapa Eunseo berkata demikian?

Note :
* Eonni, berasal dari bahasa Korea, yang artinya panggilan perempuan kepada perempuan yang lebih tua/ adik perempuan kepada kakak perempuan.



“Kadang aku berpikir, apakah dia sebenarnya gay?” [page 9]



Di tengah perbincangan antara Haru dengan Eunseo, muncul tujuh orang laki-laki yang diketahui adalah para member Bangtan dan dua orang manager mereka. Mata Haru tertuju pada sasarannya, yaitu Jeon, yang berjalan dengan kedua tangan dimasukkan dalam saku celana. Dengan suara lantang, Haru memanggil nama Jeon. Seketika, kumpulan laki-laki itu berhenti dan menoleh ke arah Haru.


Jeon sebenarnya malas jika harus berurusan dengan idol perempuan. Namun, karena hari itu adalah hari baik baginya, dan ia tidak ingin menghancurkannya dengan bersikap rude pada orang asing. Ia pun bertanya, memastikan apakah mereka berdua saling kenal atau tidak, yang langsung dijawab cepat oleh Haru dengan kata “tidak”. Setelah mendengar kata “tidak” keluar dari mulut Haru, Jeon lantas pergi diikuti dengan para member yang lain beserta dua managernya. Untuk kali pertama, Haru merasakan sensasi lain. Adrenalinnya berpacu dan semangatnya menggebu. Ia menyukai tantangan.


Malam hari, di dorm*, Jeon berniat untuk melepas penat setelah seharian sibuk dengan schedule-nya. Bukan untuk istirahat, melainkan bermain game Overwatch* kesukaannya. Di dalam game itu, ia menggunakan Widowmaker, hero kesukaannya yang memiliki peran defense.

Note :
* Dorm, berarti sebuah asrama yang ditujukan untuk sekelompok orang.
* Overwatch adalah game tim melawan tim, di mana satu tim terdiri atas enam orang. Anggota tim terpilih secara random, kecuali jika pemain telah merekrut anggota untuk menjadi tim tetap.


Mengenai pemilihan dan perekrutan anggota tim tetap, Jeon sebenarnya telah mencari sejak lama, tetapi ia belum menemukan lima pemain yang benar-benar ahli untuk dijadikan partner setim-nya.


Setelah permainan dimulai, Jeon dengan lihai menggerakkan jemarinya diatas keyboard. Tidak butuh waktu lama, sekitar kurang lebih 4 menit, muncul tulisan “VICTORY!” yang berarti kemenangan ada pada timnya. Jeon dilanda keheranan. Pasalnya, ia tidak pernah bermain secepat itu dan ia merasa bahwa hero-nya belum membunuh banyak musuh.


Kemudian, muncul voting untuk pemilihan MVP, dan ia merinding ketika melihat username Imรฉra dengan 59% kill participation. Artinya, 59% pembunuhan musuh dalam tim yang beranggotakan 6 orang itu didominasi oleh Imรฉra. Dan sejak saat itulah, Jeon memutuskan untuk memasukkan Imรฉra ke dalam friendlist-nya.



He will make such a great team so nobody can win against them.” [page 15]



Jiwa Haru belum sepenuhnya jinak untuk bersikap biasa saja terhadap Jeon. Hingga akhirnya, ia meminta tolong pada manager-nya untuk mencarikan kontak Jeon. Bukan hal yang sulit untuk mengabulkan permintaan itu, karena Manager Lee (manager Haru) dan manager Bangtan saling kenal.


Sebagai pelampiasan atas rasa ingin tahunya terhadap Jeon, Haru menghidupkan komputernya dan kemudian melakukan pekerjaan berat. Yup! Bermain Overwatch. Setelah log in, tanpa disangka ia mendapat undangan “party” untuk dimasukkan ke dalam tim yang sama oleh username bernama Seagull. Tanpa berpikir panjang, Haru meng-accept undangan itu dan selang beberapa detik kemudian ia mendapat pesan dari Seagull.



And the real game starts here.” [page 26]



Saat di wardrobe room sebuah acara musik, Manager Lee mengatakan bahwa ia telah mendapatkan kontak Jeon. Kemudian, ia segera memberikannya kepada Haru. Dengan hati yang berbunga-bunga, Haru menerimanya dan mengatakan terima kasih yang tak terhingga kepada Manager Lee. Belum sempat ia mengirim pesan pada Jeon, suara Manager Lee menginterupsi indera pendengarannya, menyuruhnya untuk segera naik ke atas panggung acara musik karena pengumuman pemenang akan segera dimulai.
Setelah pengumuman pemenang, Haru dengan tekad yang sudah bulat, menghampiri ruangan Bangtan, menunggu penghuninya datang. Ya, memang saat itu, ia dan Bangtan ada di acara musik yang sama. Tak lama, terdengar suara langkah kaki dari penghuni ruangan itu. Manager Sejin (manager Bangtan) mengernyit bingung atas keberadaan Haru, begitu juga dengan member yang lain. Namun, hal itu tidak berlangsung lama karena mereka memutuskan untuk masuk ke dalam.


Ketika Jeon melangkah, dengan sigap Haru menghadang jalannya dengan berdiri di depan pintu. Mereka saling tatap hingga Haru mendekatkan ponselnya ke telinga. Jeon tidak mengerti apa yang dilakukan gadis di depannya itu, tidak sampai ia merasakan getaran pada ponselnya.



“Sekarang kau tidak bisa mengabaikanku, Jeon. We are connected now,” [Page 35]



Satu-satunya hal yang ada di pikiran Jeon kali ini adalah bagaimana cara menyingkirkan Haru dari hidupnya. Ia tidak punya waktu untuk meladeni semua perempuan yang berusaha mendekatinya. Semua itu hanya buang-buang waktu dan tidak ada gunanya.



“Seperti sebelum-sebelumnya, aku akan membuatnya menyerah dan tidak berani menatapku lagi.” [page 41]



Sama dengan malam-malam sebelumnya, Jeon selalu menyempatkan diri untuk duduk tegap menghadap ke layar komputer, bermain Overwatch. Dan seperti sebelum-sebelumnya pula, sama seperti Jeon, Haru juga aktif bermain Overwatch di malam hari, sehingga keduanya berada dalam satu tim. Dengan cekatan, ia mengirimkan pesan pada Imera, dan berujung pada layar komputer yang menampilkan top player. Matanya membelalak ketika nama Imera berada di top 100, tepatnya di urutan 38. Partner detected!


Esok harinya, Jeon benar-benar terkejut dengan fakta dan kenyataan bahwa ia akan berkolaborasi dengan Haru. Namun, kegilaan itu tidak berhenti sampai disitu saja, mengingat bahwa ia dan Haru harus menampilkan tarian untuk lagu Trouble Maker yang dikenal dengan gerakan-gerakan sensual, yang suatu saat bisa saja membuat khilaf. Jeon yang hilang kendali itu pun langsung menghubungi Haru dan memarahinya. Haru yang tidak tahu apapun menyangkal semua tuduhan yang dilayangkan oleh Jeon padanya.



But actually, the person who chose that song is a genius.” [page 80]



Seusai memaki Haru lewat telepon, Jeon sangat frustasi. Namjoon yang melihat raut wajah kusut sang maknae pun menghampiri. Jeon pun tidak enggan untuk menceritakan mengenai kolaborasinya dengan Haru itu. Tanpa Jeon duga, Namjoon malah memberikan dukungan kepadanya. Menurut Namjoon, pertanda bagus bahwa maknae* grupnya itu bisa dekat dengan seorang perempuan.


Note :
* Maknae, berarti sebutan anggota termuda dalam sebuah grup (boygroup/ girlgroup/ band)



“Kalau begitu, aku ubah konsepnya. Kau  juga bisa dekat dengannya dalam arti lain. Maksudku, kau juga harus menambah teman.” [page 84]



Meski enggan dan berat untuk dilakukan, kolaborasi antara Jeon dan Haru bukanlah wacana belaka. Keduanya mulai melakukan latihan bersama dengan bantuan seorang koreografer. Hari demi hari, chemistry mereka berhasil dibangun dan saat itu juga, Jeon mulai terbiasa untuk memahami serta berbuat baik pada Haru. Tanpa disadari, keduanya mulai... eum, nyaman.


Sebenarnya, kolaborasi yang harus dilakukan Haru bukan hanya bersama dengan Jeon. Ada lagi seseorang yang harus ia jadikan sebagai partner untuk project selanjutnya. Jeon dan Haru berkolaborasi dalam hal dance untuk special stage. Sedangkan, ‘seseorang’ itu bersama dengan Haru berkolaborasi dalam hal vokal dan keduanya juga harus menjalani syuting untuk keperluan music video. Seseorang itu adalah Kwon Hyuk, yang tidak lain adalah mantan kekasih Haru.


Jika berkolaborasi dengan Jeon adalah sebuah anugerah bagi Haru, maka berkolaborasi dengan Kwon Hyuk adalah sebuah petaka baginya. Seandainya bisa, ia akan menolak untuk melakukan kolaborasi bersama dengan Kwon Hyuk. Ia tidak ingin terus-menerus mengingat Kwon Hyuk. Ia tidak ingin mengingat kembali luka masa lalu akibat ulah mantan kekasihya itu. Ia tidak ingin menyakiti hatinya lagi. Ia ingin kembali membuka hati untuk seseorang yang kemungkinan sudah masuk dalam daftar orang yang ia cintai.


Ada apa dengan Kwon Hyuk? Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa Haru begitu gencar menghindari bahkan membenci Kwon Hyuk padahal mereka pernah bersama dan saling cinta? Apakah ada pihak ketiga? Lalu, apa peran Jeon dalam hidup Haru? Siapa orang yang dicintai Haru? Temukan jawabannya di novel.


Hubungan Haru dan Jeon bisa dibilang mulai membaik. Jeon sudah terbiasa dengan kehadiran Haru dan itu membuatnya sedikit... errr terhibur. Sikap Jeon yang mulai berubah membuat Haru senang bukan main. Namun, hal itu tidak berlangsung lama karena secara tidak sengaja, Jeon melukai dan menyakiti perasaan Haru melalui ucapannya. Hal itu membuat Haru marah sekaligus kecewa kepadanya. Bahkan, Haru tidak menghadiri latihan padahal deadline special stage-nya sudah dekat.


Ketika Jeon mencoba menghubungi, Haru akan mematikan sambungannya. Ketika bertemu, Haru akan mendiamkan Jeon. Ketika mereka tak sengaja saling bertatap muka, maka Haru adalah orang pertama yang memutus kontak mata. Ketika Jeon berbicara, Haru akan mengabaikannya. Haru berubah dan Jeon tidak suka itu.



“Kenapa kau mengabaikanku terus?” [page 168]



Disela-sela jadwal padatnya, ternyata Haru diundang untuk menghadiri sebuah turnamen bernama Overwatch BJ League yang para pesertanya adalah pro players se-Korea Selatan. Kehadiran Haru cukup membuat semua orang yang hadir disana terkejut. Pasalnya, mayoritas hadirin dan juga pemain disana adalah lelaki. Namun, ada yang lebih mengejutkan bagi Haru, yaitu tepat di hadapannya, ada sosok yang selama ini mengganggu pikiran dan hatinya. Siapa dia?



“Di siang hari, aku bertemu denganmu. Dan di malam hari, aku bertemu lagi denganmu.” [page 198]



Masih ingatkah kalian dengan Kwon Hyuk? Ya, partner Haru dalam project terbarunya. Saat itu, tibalah waktu syuting music video (MV) yang mengharuskan keduanya untuk beradegan mesra. Kwon Hyuk sangat menantikan itu. Namun, berbeda dengan Haru yang tampak khawatir apalagi ia mendengar dari manager-nya bahwa ada seseorang yang datang. Dan seseorang itu, mampu mengalihkan fokus Haru. Detik itu juga, dunia Haru berporos pada satu titik, yaitu seseorang itu. Siapa dia? Mari ditebak, kalo kalian nggak mau menebak, bisa beli novelnya di toko buku langganan kalian.



“Tenang saja. Jika ada sembilan puluh sembilan orang yang tidak percaya denganmu, aku akan menjadi satu orang yang akan membela dan berada di sisimu.” [page 225]



Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Mungkin itulah yang mampu menggambarkan alur hidup Haru. Sehari ia merasa bahwa Jeon, lelaki incarannya telah memberi lampu hijau. Disaat itu pula, ada seseorang yang dengan seenaknya merusak dan berniat menghancurkan hidup Haru. Ia tidak rela jika Haru menjalin hubungan dengan Jeon, sampai-sampai ia menculik Haru. Siapakah orang itu? Apakah dia orang sama dengan seseorang yang mengejutkan Haru di turnamen Overwatch?


Setelah insiden penculikan itu, hubungan Haru dan Jeon semakin dekat. Namun, bukankah dua insan yang saling cinta memang harus siap untuk diuji? Ya, hubungan Haru dan Jeon tidak semulus jalan tol yang baru dibangun. Ada banyak rintangan yang harus mereka hadapi. Lalu, mampukah keduanya bekerja sama untuk menyelesaikan masalah tersebut? Dapatkah mereka berjalan beriringan sesuai dengan yang direncanakan? Dapatkah mereka saling menyeimbangkan kala pikiran tak lagi menyehatkan?


Mohon maaf sebesar-besarnya, saya tidak bisa menuliskan secara detail untuk bagian mendekati ending dan masalah yang disebutkan di atas, karena jika saya jabarkan akan menjadi spoiler. Jadi, buat kalian yang kepo tingkat dewa, silahkan beli novel cetaknya di toko buku offline ataupun online langganan kalian untuk mengetahui isi cerita yang lebih jelas dan bikin dugeun-dugeun.



“Bagaimana jika kau menyukai orang lain saat aku tidak ada? Sementara aku juga tidak memiliki jaminan apa-apa bahwa kau milikku.” [page 323]



***


Annyeong~ emang bener ternyata, kalo saya sudah bahas yang berbau oppa, dapat dipastikan unlimited alias tak terbatas. HAHA! Contohnya ya, novel SYNC karya Jysa unnie ini memiliki ketebalan 352 halaman. Nggak terlalu tipis, juga nggak terlalu tebel, ya pas lah. Harusnya paling tidak, cukup 2200-an words termasuk penilaian keunggulan dan kelemahannya. Mengingat, review SIN karya mba Faradita (yang punya ketebalan 400+ halaman) hanya sebanyak 1500-an words termasuk keunggulan dan kelemahannya. Sorry, jiwa fangirl saya mendadak hidup kembali.


Jadi, jangan salahkan saya, kalau postingan berbau Marjuki atau Jeykey alias si golden maknae a.k.a Jeon Jungkook ini sepanjang jalan kenangan ya, karena seperti yang sudah disebut diawal, Jeon Jungkook ini adalah suami saya *eh salah, bias saya. HAHAH.


Okay, cukup segitu aja berbacotnya. Mari kita bahas keunggulan dan kelemahan dari novel fanfiction pertama yang saya miliki ini.

Keunggulan :
  • Visual dari tokoh utama namja (laki-lakinya) adalah bias saya, Jeon Jungkook. Yup! Ini alasan saya beli novel ini wkwk, sekaligus keunggulan *menurut saya.
  • Cover-nya dominan dengan warna ungu disertai penampakan(?) Jeon Jungkook dan seorang wanita -yang tak lain dan tak bukan adalah Haru- sebagai center of interest-nya. Fyi, ungu adalah warna favorit saya urutan kelima setelah maroon, dusty pink, hitam, dan abu-abu.
  • Tagline “Love is a game. You must win or you become the game itself entah mengapa mampu menarik perhatian saya pada pandangan pertama. Menurut saya, tagline ini secara garis besar bisa menggambarkan maksud dari isi cerita.
  • Bahasanya ringan dan mudah dipahami. Itu menurut saya pribadi yaa. Secara kan saya adalah Kpopers. Jadi, ya tau lah maksud dan istilah-istilah Korea di dalamnya. Entah itu kata yang digunakan dalam percakapan, atau istilah lain di dunia musik. Meskipun begitu, bagi kalian yang masih newbie jadi Kpopers atau bahkan tidak tahu menahu tentang dunia Kpop, kalian nggak perlu khawatir tidak bisa mengerti maksud bahasanya, karena di novel ini sudah disediakan catatan kaki untuk menerjemahkan istilah-istilah berbau Korea.
  • Gaya penulisan yang disajikan oleh penulis mampu menghidupkan cerita. Jadi, feel-nya terasa banget. Saking terasanya, kalian bisa senyum, kesel, baper, jatuh cinta lagi, nangis, dan lainnya at the same time.
  • Alurnya jelas dan nggak belibet kayak benang layangan.
  • Konfliknya termasuk ringan, menurut saya, nggak tau kalo menurut kalian. Jadi, karena termasuk berkonflik ringan, ini sangat direkomendasikan buat kalian yang nggak doyan baca novel dengan konflik memusingkan.

Kelemahan :
  • Masih ada some typos, seperti responss (page 40) yang seharusnya ditulis respons, kakakkandungku (page 132) yang seharusnya ditulis kakak kandungku, dan beberapa lainnya. But, it’s okay, manusia tak luput dari kesalahan kan? Selagi itu nggak menganggu proses baca kalian, nggak masalah.

Okay, menurut saya itu aja sih yang bisa dituliskan dalam poin keunggulan dan kelemahan. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam menilai.


Over all, bintang 4 kayaknya pas untuk karya Jysa unnie ini. Penilaian bersifat objektif dan SAMA SEKALI tidak memiliki niatan untuk menjatuhkan atau membandingkan penulis.


Terima kasih sudah membaca.


Silahkan tinggalkan jejak dengan membubuhkan komentar sebagai penyemangat saya untuk terus menuliskan review.


⚠ JANGAN LUPA STREAMING MV BTS – IDOL YAA. BUT, KALO SUDAH STREAMING MV  IDOL, LANJUT STREAMING MV BTS YANG LAIN YAA HEHE ⚠



“Aku ingin menjadi satu-satunya orang yang kau pikirkan,satu-satunya penyebab senyummu terukir, satu-satunya orang yang menjadi tempatmu bersandar. Aku menginginkanmu.” [page 324]



⚠ BONUS ⚠


Continue reading REVIEW + RESENSI NOVEL "SYNC" by Jysa [You're the Cause of My Euphoria]